Postingan

City vibes

Gambar
x: dari universitas mana dek? t: Brawijaya, Bang. Malang. x: oooh, Malang, *insert jokes tentang malang* jauh juga ya, kok bisa kelempar jauh kesini? sendirian? t: iya sendirian, kemaren emang magangnya disini x: jadi tinggal dimana disini? t: di Patumbak, Bang. sama abang sepupu x: Ooh ada saudara ya disini? t: Iya, bapak orang Siantar x: Oalaah orang siantar rupanya. Jadi orang tua di Malang? t: engga Bang, di Batam x: Loh, kok bisa kuliah di Malang PKL di Medan tinggalnya di Batam? YAAA CAUSE WHY NOT, DUDE? that was mostly conversation i ever done here. I was raising this way. Moving from city to city, alone. throwback jaman maba daftar ulang sendirian di Malang nun jauh dari Batam, nyari kosan, bebelian barang dikosan, survive, and totally alone. see? this is not my first time. kemaren aku baru aja ketemu orang baru lagi. Dikontak WA aku sih ditulis “Abang Install Mac” karena emang ngga ada namanya di CP, sampai tadi siang papaku n...

Paradox.

i wanna tell you something, about a dumb yet loveable concept every human being dream on a relationship. i dont even want to tell you what kind of relationship goals i wanna be cause i have none actually, i am that clueless living on 20s and got the less expectation of being in relationship. there were a time i was relate to any kind of mellow songs on radio or my playlist a time i was sleepless cause someone didnt replied since forever a time i was overthinking on something that i dont know it will happen or not a time i was crying a river like a drama queen because of this stupid minded i am not blaming anyone, but myself, with my drama  with my ego with my imagination than i was realized, that wasn’t me who struggle too much, that wasn’t him that fucked up this is us, that’s trying to handle each other. i was realized, being in relationship It's not about only him who i am going to deal with, but all the people around him, and e...

Flight Drama

Gambar
06:46 i  was sitting on the waiting room after tears and sweat this become my most thrilling morning in early 2018. if any of you ever remember my posting: Unbeatable Flight itu berisi kebodohan tiara yang tidak konfirmasi pembayaran sehingga kode pembayaran tidak melahirkan kode booking untuk boarding pass, dan baru sadar di mines 9 jam keberangkatan. i was soooo stupid. and today was one of my flight drama too. no no. ini bukan lagi kebodohan tiara semata. jadi, long story short, setelah melewati banyak drama pasca-sempro, yang mana banyak berkas penelitian yang harus diurus sampai menghabiskan waktu satu bulan lebih, akhirnya diperbolehkan berangkat ke Medan. FYI, Medan is where my research take place. I kinda regret it sometimes,  tapi ngga boleh kan ya. o k a y. Nah, akhirnya hari keberangkatan ke Medan pun tiba.  But hurricane doesn't comes once,  tetiba traveloka error, dari sekian banyak hari, di waktu aku mau pesen, eh...

Happiness 911

Gambar
Pernahkah kamu melewati masa dimana kamu merasa begitu banyak hal – hal buruk menimpamu dalam satu waktu yang berdekatan, hingga membuatmu berpikir, dari karma yang mana lagikah yang sedang semesta balikkan ke hidupmu?  Hey! What's your happy color? yap. i’ve got the whole problems in a row. this how my life’s update was running. During the past weeks, when I was focusing on my college stuffs that take all the attention,energy and feelings , I felt like there was something missing in my life which made me feel less alive. I know it sounds overly dramatic, but I eventually understand how i love myself when i am busy. Indeed, blogging can also be the most effective and easy way for me to escape reality by entering my own world; which sometimes, is all I need. but this bringing me on different way, i am feeling like i was dying inside. i missed my half soul i am feeling like i have no energy to take any chance of my life. remaining myself on the past s...

Seseorang yang dipanggil Ibu

suatu malam, saat terduduk lesu melihat proposal yang tak kunjung selesai dering handphone yang kian lama bikin merinding dan kondisi mental yang memuakkan ada seseorang, yang bahkan baru kukenal saat umurku 14 tahun yang membesarkanku hingga saat ini dari aku yang masih 14 tahun saat itu yang bahkan bukan menjadi perantaraku ada di dunia ini aku memanggilnya ibu. seseorang yang kata kebanyakan orang, menjadi konotasi baik yang dipertanyakan. Manusia memang mahluk yang paling suka membuat standard. Baik dan buruk. Cantik dan Buruk. Pintar dan bodoh. Kandung dan tiri. dalam usiaku yang menginjak dua dasawarsa, merayakan 26 september bukan hal yang ditunggu-tunggu untuk menanti siapa saja orang yang peduli melaui kiriman kue-kue lucu hasil patungan, diumur dua dasawarsa ini, banyak hal yang membuatku berpikir, tentang orang-orang yang benar-benar menyayangiku. dalam dua dasawarsa ini, kupersembahkan untuk ibu. Sosok yang hadir 6 tahun lalu saat aku ja...

Stereotipe.

Gambar
Selamat hari senin! selamat berproduktif ria wahai kalian yang sudah tidak punya jadwal UTS. Hari ini lumayan produktif, setelah revisian poster magang, nongkrong di perpus, gathering kepanitiaan dan berakhir di @lataroma, awalnya sama Doni doang, yang katanya butuh motivasi mengerjakan poster magang, dan aku yang telah menelantarkan revisi proposal penelitian lebih dari seminggu. Sejam pertama masih fokus ditemanin seteguk caffe latte buatku, dan matcha latte buat Doni. karena anak kekinian suka ngepost ala ala di stories instagram, berujung kepada Fakhri yang ikut nimbrung. Aku sih berharapnya Fakhri tersesat di tengah komplek villa bukit tidar agat tidak mengganggu konsentrasi yang menggebu gebu ini, eh tiba-tiba udah parkir aja di depan gerai cafe yang namanya terinspirasi dari latar oma atau dalam bahasa indonesia halaman rumah. Karena Fakhri adalah orang yang paling jago kalo disuruh ngomong, akhirnya pembicaraan itu beralih kepada, stereotipe. karena...

Living as 20s

Gambar
halooo, back with dozen of thought in my head. akhir-akhir ini ntah emang lagi musim apa udah masanya, jadi seeeriiing banget kondangan. Kondangan nikahan. Untuk pertama kali dalam masa keremajaan ini, mau ke kondangan aja bingung pakai apa, sampai sibuk beli baju. Sebenernya yang sibuk bukan aku, tapi orang-orang yang memaksa. biasanya dateng undangan, pakai baju dress, sepatu keds atau sneaker bawa tas. Udah. Sopan kan? daripada aku pake kaos sama jeans. makin kesini, disela lamunan makan rendang atau menikmati lagu berdendang, sebenernya tuh nikah gimana sih? dalam bayanganku ngga bakal ribet. Akad ngundang tetangga dan kawan terus little party buat seneng-seneng sekalian reunian, itupun dari abis magrib sampe jam 11 doang. tidak sepanjang hari, seperti yang banyak orang lakukan.  “haduh gitu doang bakal diomongin tetangga, harus meriah lah” “Eh itu lauknya telor doang, takut rugi ya pestanya” “Bajunya mahal loh keliatannya, calonnya kaya sih kayak...